Daftar diagnosis
Respons Fisiologis
Hipotermia
IntraoperatifPascaoperatif
Penurunan suhu inti tubuh di bawah 36 °C akibat anestesi, paparan lingkungan dingin, dan cairan bersuhu ruang.
hipotermianormotermiasuhu intipenghangat
Fokus pengkajian
- Suhu inti data dasar dan tiap 15–30 menit intraoperatif
- Suhu ruangan, luas area terpapar, dan volume irigasi
- Usia ekstrem serta durasi anestesi
Intervensi keperawatan
Menerapkan tindakan penghangatan aktif
Gunakan selimut udara hangat prainduksi dan intraoperatif, tutup area yang tidak dioperasi.
Memberikan cairan dan irigasi yang dihangatkan
Hangatkan cairan intravena dan irigasi sesuai standar unit.
Memantau suhu tubuh
Pantau dan dokumentasikan suhu inti hingga serah terima di ruang pemulihan.
Kolaborasi dengan dokter untuk tindakan anestesi
Koordinasikan dengan dokter anestesi dan dokter bedah terkait pemilihan teknik anestesi, pemberian obat, serta pemantauan respons fisiologis pasien selama prosedur.
Outcome yang diharapkan
Pasien mempertahankan normotermia
- Suhu inti >= 36 °C saat tiba di ruang pemulihan
- Tidak ada menggigil atau vasokonstriksi berat
Materi ini disusun untuk tujuan pembelajaran berbasis struktur PNDS (AORN) dan bukan pengganti panduan klinis resmi institusi.