Daftar diagnosis
Respons Fisiologis
Risiko Defisit Volume Cairan
PraoperatifIntraoperatifPascaoperatif
Kerentanan penurunan volume cairan intravaskular akibat puasa, perdarahan, muntah, atau diuresis berlebihan.
cairanperdarahanurine outputhipovolemia
Fokus pengkajian
- Estimasi perdarahan, keluaran urine, dan lama puasa
- Tekanan darah, nadi, dan pengisian kapiler
- Hemoglobin, hematokrit, dan elektrolit
Intervensi keperawatan
Mengelola terapi cairan dan produk darah
Berikan cairan sesuai program, catat masukan-keluaran, dan siapkan protokol transfusi masif bila perlu.
Memantau tanda fisiologis kehilangan cairan
Evaluasi hemodinamik, keluaran urine, dan volume kanister suction secara berkala.
Kolaborasi dengan dokter untuk tindakan anestesi
Koordinasikan dengan dokter anestesi dan dokter bedah terkait pemilihan teknik anestesi, pemberian obat, serta pemantauan respons fisiologis pasien selama prosedur.
Outcome yang diharapkan
Keseimbangan cairan dan elektrolit pasien terjaga
- Tekanan darah dan nadi dalam 20% data dasar
- Keluaran urine >= 0,5 mL/kg/jam
- Elektrolit dalam rentang normal
Materi ini disusun untuk tujuan pembelajaran berbasis struktur PNDS (AORN) dan bukan pengganti panduan klinis resmi institusi.